Dua Calon Figur Yang Handal Siap Maju Pilgub, Sasriponi : Bengkulu Butuh Pemimpin Baru

0
69

Bengkulu, Pusaranupdate.com – Ketua Alwashliya Provinsi Bengkulu syech.H.sasriponi Bahrin Ranggolawe dua calon Figur yang siap memimpin Bengkulu antara lain Ahmad Hijazi dan Kapolda Bengkulu Supratman maju pada pilkada Bengkulu 2020 nanti kedua kadidat ini sama sama punya pigur yang handal dan tak perlu diragukan lagi. minggu (23/2/2020).

Dikatakannya, Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi sekarang sudah layak jadi Pemimpin Bengkulu Mendatang,selain terkenal bersih dan membangun beliau juga selama dalam kepemimpinan belum pernah bersentuhan dengan Hukum serta sukses memimpin kabupaten Rejang Lebong selama menjadi Bupati 2 periode “ujar Syeh.H.Sasriponi Bahrin Rangolawe.

Ahmad Hijazi juga dikenal sebagai sosok pemimpin milenial,dan sangat akrab kepada masyarakatnya dibidang politik jangan diragukan lagi,baik di pusat maupun di kelas bawah.

Ditambahkanya, Kapolda Bengkulu Supratman juga memiliki Figur yang tepat Alasan lain adalah, Supratman yang memiliki latar belakang kepolisian dianggap memiliki kemampuan manajerial yang baik dan sudah teruji.

Pengalaman bertugas diberbagai wilayah dengan beragam kultur budaya dan kemajemukan, serta terbiasa melakukan problem solving menjadi modal untuk memimpin Bengkulu kedepan. Harus diakui, seorang polisi kehidupannya sangat dinamis, apalagi Pak Supratman sudah lama bertugas di kepolisian dan diberbagai daerah. Pengalaman-pengalaman itu sangat membentuk dan membangun karakter kepemimpinan. Memimpin Bengkulu ini harus menaungi semua golongan, dimana kita ketahui Bengkulu ini dihuni beragam suku, agama dan budaya yang berbeda. Tentu dibutuhkan figur yang mampu mengayomi semuanya,” jelas Sasriponi.

kepemimpinan sipil memimpin Bengkulu sudah berlangsung selama hampir tiga periode sejak gubernur dipilih secara langsung oleh rakyat. “Kini saatnya unsur korps Bhayangkara tampil juga,” paparnya.

Sudah saatnya Bengkulu dipimpin unsur korps Bhayangkara, jika dipimpin sipil sudah puas rasanya. Kita coba dulu kepemimpinan Bhayangkara mengelola Bengkulu ini, sebab capaian kepimpinan sipil belum mampu menjawab kebutuhan kemajuan Bengkulu. Dari era Agusrin, Junaidi Hamsyah, Ridwan Mukti, hingga Rohidin Mersyah, persoalan birokrasi belum mampu diselesaikan secara baik sebagai wujud good governance. Soal mutasi pejabat saja masih menimbulkan polemik, mungkin akan beda jika dipimpin oleh unsur korps Bhayangkara,” tutup.

( penulis : syech H.sasriponi Ranggolawe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here