Ket Foto: Pemerintah Desa Pemdes Air Kopras Lebong Salurkan BLT Tahap Pertama Tiga Bulan Sebanyak 44 KPM, yang Berlangsung di Balai Desa.
Lebong, Pusaranupdate.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) tahap pertama terhitung dari Januari-Maret berjumlah Rp.900.000 kepada 44 penerima manpaat (KPM) yang Berlangsung di Balai Desa Air Kopras. Jumat (16/6/23).
Hadir Dalam kegiatan Penyaluran BLT Tersebut Kadesa Air Kopras Subhan Sani SP, Camat pinang belapis ketua BPD Babinkamtibmas, Babinsa, pendamping Lokal Desa (PLD) perangkat Desa serta Tamu undangan lainya
Dalam Penyampaianya kepala desa Air Kopras mengatakan, kepada seluruh masyarakat yang menerima bantuan langsung tunai (BLT DD), “saya selaku Pemerintah berharap kepada masyarakat yang hari ini telah menerima bantuan agar dapat menggunakan uangnya sesuai dengan kebutuhan dan keperluan sehingga dapat bermanfaat untuk kepentingan dan meringankan beban dalam rumah tangganya,” Ucap Kades Subhan Sani.

Sambungnya, sebelumnya Pembagian BLT ini kita salurkan Kepada Penerima KPM Pemdes sudah Melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) terlebih dahulu Kepada Tokoh Masyarakat Anggota BPD Perangkat TNI-Polisi serta Tokoh Pemuda, Agar Penyaluran BLTini tepat sasaran dan yang memang layak kita dibantu sesuai instruksi Pusat, bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan jangan berkecil Hati karena karena ini sudah di tentukan melalui proses yang cukup panjang sehingga ditetapkannya penerimaan BLT ini,” pungkasnya.

Usa pembagian bantuan langsung tunai (BLT DD) pemerintah Desa Air Kopras, dilanjutkan kegiatan Pembangunan Desa Pra Pelaksanaan titik Nol Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 300 Meter Mengunakan Dana Desa (DD) Tahun 2023, Harapan kita setelah pembangunan Jalan Usaha lingkungan ini, mari kita jaga dan rawat sama-sama pembangunan ini agar dapat dipergunakan untuk kebutuhan mengangkut hasil pertanian maupun jalan sehari-hari, agar terciptanya masyarakat yang Religius dan Bahagia (Red/HR)












Komentar