oleh

Air Mata Doa dari Makkah dan Pelayanan Nyata di Malam Takziah Warga Kota Bengkulu

Kota Bengkulu, Pusaranupdate.Com – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kediaman almarhumah Hartati binti Mustafa pada malam ketiga takziah.

Di tengah kedukaan yang mendalam, Pemerintah Kota Bengkulu hadir langsung untuk memeluk warganya yang sedang berduka, membawa pesan ketegaran sekaligus pelayanan yang tulus.

Hadir di tengah-tengah jemaah, Penjabat (Pj) Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah.

Ia mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi ujian berat ini.

Tidak sekadar datang berbela sungkawa, Pj Sekda juga menyerahkan langsung Akta Kematian dan Kartu Keluarga (KK) yang telah diperbarui kepada ahli waris almarhumah.

Penyerahan dokumen ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah selalu hadir mempermudah urusan administrasi warga, bahkan di saat-saat tersulit mereka.

Meskipun raga terpisah jarak ribuan kilometer karena sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi tidak membiarkan warganya merasa sendiri.

Melalui sebuah rekaman pesan suara yang diputar di hadapan seluruh jemaah, suara Walikota terdengar bergetar penuh empati, menyampaikan duka mendalam atas kepergian ibunda dari sahabatnya tersebut.

“Dari tanah haram ini, kami menyampaikan rasa duka mendalam dan mendoakan almarhumah Ibunda Hartati binti M. Mustofa. Semoga Allah ampunkan semua dosa-dosanya, terima amal ibadahnya, dan ditempatkan di surga Jannatun Na’im,” ujar Dedy Wahyudi dalam pesan suaranya yang menyentuh hati para pelayat. Senin (1/6/2026).

Dedy juga menguatkan hati keluarga agar tetap sabar dan ikhlas, serta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para jemaah yang meluangkan waktu untuk memberikan semangat kepada keluarga yang tertimpa musibah.

Di akhir pesannya, dari dekat Kakbah, Walikota memohon doa agar Kota Bengkulu selalu diridai Allah SWT. Ia juga memohon doa agar seluruh jemaah haji asal Kota Bengkulu menjadi haji yang mabrur dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat.

Sesuai dengan amanat mendalam dari Walikota, momen ini juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepekaan sosial. Masyarakat diminta aktif melapor ke pengurus RT, RW, Lurah, hingga Kepala Dinas jika melihat ada tetangga atau kerabat yang sedang mengalami kesulitan hidup atau memiliki rumah yang tidak layak huni.

Pemkot Bengkulu menegaskan komitmennya bahwa berbagai program bantuan siap disalurkan kapan saja, baik melalui APBD, dana zakat, maupun sedekah yang terkoordinasi. Saat ini, sektor esensial seperti pendidikan dan kesehatan di Kota Bengkulu telah dijamin gratis 100% melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Kini, warga yang ingin berobat ke Puskesmas cukup membawa KTP untuk langsung mendapatkan pertolongan medis tanpa dipungut biaya.

Melalui perpaduan antara sinergi doa dari Tanah Suci, program pelayanan di administrasi kependudukan, dan komitmen sosial yang kuat, Pemkot Bengkulu berharap dapat terus meringankan beban warga. Pemerintah ingin memastikan bahwa di kota ini, tidak ada satu pun masyarakat yang harus berjuang sendirian dalam kesulitan tanpa uluran tangan pemerintah.(***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed