BENGKULU, pusaranupdate.com – Melihat laju pergerakkan penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno yang mencapai 1.068.450 penumpang di tahun 2018 telah melebihi kapasitas terminal eksistingnya yang hanya 500 ribu penumpang per tahun, dan pergerakan pesawat yang mencapai 9.751 pesawat per tahun serta pergerakan kargo yang lumayan sebanyak 4.132 ton. Ini menunjukkan ada prospek yang baik dari Bandara Fatmawati Soekarno kedepannya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, melalui PT Angkasa Pura II (Persero) serius dalam pengembangan Bandara Fatmawati. Sebab, pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno dipercaya akan menunjang aksesibilitas dan konektivitas Provinsi Bengkulu bahkan konektivitas internasional.

Secara bertahap Angkasa Pura II akan melakukan pengembangan fasilitas pokok mulai dari pengembangan fasilitas terminal dan fasilitas sisi udara yang akan dimulai tahun 2019. Angkasa Pura II akan menyediakan belanja modal dengan total Rp 434 miliar.
Gubernur Bengkulu, mengajukan penambahan jalur penerbangan Bandara Fatmawati ke beberapa daerah dan negara tetangga.

“Jalur penerbangan yang akan diusulkan dan dikembangkan yaitu penerbangan ke Bandung, Sumatera Utara dan Yogyakarta, sedangkan untuk penerbangan internasional ke Singapura dan Malaysia karena memang sudah memungkinkan dan bahan perencanaan sejak awal,” ujar Gubernur saat kedatangan Direktur Utama Angkasa Pura II di Balai Semarak pada Minggu (24/3/2019).(ADV)












Komentar