Asahan, PusaranUpdate.com – Rumah Dinas Bupati Asahan menjadi tempat pertemuan antara Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si dengan pengurus Yayasan SMA Swasta Panti Budaya Kisaran pada Jumat (07/08/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kedatangan pihak yayasan dalam rangka melaporkan terpilihnya Grace Natalie Sagala, Ketua OSIS SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, sebagai salah satu peserta Indonesia Student Leadership Training (ISLT). Program ini merupakan pelatihan kepemimpinan nasional untuk 100 Ketua OSIS/MPK terbaik di Indonesia yang digagas Yayasan Proklamator Bung Hatta.
Hadir mendampingi Kepala Sekolah SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, guru pendamping, wali kelas, orang tua Grace, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, serta Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan.
Grace menceritakan proses panjang yang ia lalui hingga dinyatakan lolos. Seleksi dilakukan secara online dan meliputi penyusunan esai, pembuatan vlog, serta ujian akademik.
“Alhamdulillah saya bisa lolos. Dari Sumut hanya tiga siswa yang terpilih, mewakili Asahan, Tapsel, dan Labuhanbatu,” jelas Grace.
Ia juga memaparkan bahwa ISLT bertujuan mencetak generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kooperatif, empati sosial, semangat gotong royong, dan gaya kepemimpinan partisipatif. Pembelajaran juga memanfaatkan platform digital agar berkelanjutan bagi pelajar di seluruh Indonesia.
Pelatihan rencananya akan digelar 11 sampai 18 Agustus 2026 di tiga lokasi di Sumatera Barat, yaitu Kota Padang, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam.
Kepala Dinas Pendidikan Asahan Musa Al Bakri, S.E., M.Si mengatakan, seluruh tahapan seleksi dilakukan daring oleh panitia pusat. Capaian Grace menjadi bukti bahwa siswa Asahan memiliki daya saing dan kompetensi yang tidak kalah dengan daerah lain.
Sementara itu Bupati Taufik menyampaikan rasa bangga atas prestasi tersebut. Ia menilai pengalaman mengikuti pelatihan tingkat nasional akan sangat bermanfaat untuk membentuk kepribadian, mengasah intelektual, dan menumbuhkan semangat kepemimpinan.
“Jaga nama baik selama kegiatan. Gunakan kesempatan ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya, memperluas pertemanan, dan membawa pulang pengalaman yang bisa dibagikan ke teman-teman di Asahan,” ucap Bupati.
Ia juga berpesan agar Grace mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, terus belajar, dan tidak melupakan dukungan orang tua. “Banggakan sekolah, banggakan Asahan dan Sumut. Kejar cita-cita setinggi-tingginya,” tambahnya.
Perwakilan yayasan dan orang tua siswa menutup audiensi dengan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Asahan atas dukungan dan doa. Mereka berharap ISLT dapat menjadi pijakan bagi Grace untuk tumbuh menjadi pemimpin muda yang memberi dampak positif bagi masyarakat, daerah, dan negara.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, aman dan lancar.
( Destian Zul Fadly )












Komentar