Pusaranupdate.com, Bengkulu : Ruas jalan Simpang Gepeng Desa Kuro Tidur yang termasuk dalam ruas jalan provinsi, link Simpang Gunung Selan-Giri Mulya, yang sempat menuai protes dan aksi dari warga setempat, karena kerusakannya, dipastikan segera dibangun. Apalagi anggarannya telah disiapkan sekitar Rp 8 miliar pada APBD Perubahan Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2024 ini.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali mengatakan, penanganan ruas jalan provinsi link Simpang Gunung Selan-Giri Mulya itu sudah dialokasikan anggarannya. Bahkan sudah diperjuangkan dalam APBD Perubahan tahun ini.
Hanya saja, warga diharapkan sedikit bersabar, mengingat APBD Perubahan tahun masih dievaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Mengingat jika nantinya evaluasi Kemendagri sudah turun, pihaknya akan minta Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dapat segera melakukan proses lelang.

“Penanganan kerusakan pada ruas link tersebut, bisa segera dilakukan. Apalagi daerah tersebut akses lalu lintas cukup tinggi. Sayapun berencana untu turun langsung melakukan pengecekan. Karena dengan anggaran yang Rp 8 miliar itu, kita minta dahulukan kondisi jalan yang benar-benar mengalami kerusakan parah,” jelasnya pada Jumat, (13/10/2023).
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, ST, M.Si menyampaikan, pihaknya sudah memprogram penanganan jalan tersebut pada APBD Perubahan ini sebesar Rp 8 miliar, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit.
Dimana pada ruas jalan link Gunung Selan-Giri Mulya itu, ada sekitar 10 KM yang kondisi jalannya rusak.
“Anggarannya cuma Rp 8 miliar, tentunya dalam penanganan nanti kita fokuskan terlebih dahulu pada titik yang mengalami kerusakan parah, termasuk Simpang Gepeng itu. Kemungkinan besar akhir bulan ini penanganan segera dilakukan, karena akhir tahun ini upaya penanganan yang dilakukan harus selesai,” pungkasnya.(Adv)












Komentar