Dalam pernyataannya, dia menekankan pentingnya langkah-langkah preventif dan kerjasama semua pihak untuk mengendalikan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini.
“Kita harus waspada terhadap DBD, terutama saat musim penghujan seperti sekarang, dimana nyamuk pembawa virus dengue lebih aktif berkembang biak,” ucapnya di Bengkulu, (10/06/2024).

Ria Oktarina menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian DBD memerlukan kolaborasi dari pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait untuk mengurangi risiko penularan dengan efektif.
Dia juga meminta kepada Dinas Kesehatan dan lembaga terkait untuk meningkatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan melakukan fogging di area yang memiliki risiko tinggi.
“Program-program pencegahan seperti PSN harus diperkuat dan mencakup seluruh area rawan DBD untuk memastikan efektivitasnya,” tambahnya. (ADV)












Komentar