BENGKULU, pusaranupdate.com – Peningkatan pembangunan insfrastruktur yang menjadi salah satu program Pemerintah Provinsi Bengkulu terus ditingkatkan. Tidak tanggung-tanggung, pada tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi Bakal membangun Tol Bengkulu – Lubuk Linggau.
Nantinya, jalan tol ini terdiri dari 3 seksi pekerjaan yakni seksi Taba Penanjung-Bengkulu sepanjang 17,6 km, Kepahiang-Taba Penanjung 23,7 km dan Lubuk Linggau-Kepahiang sepanjang 54,4 km.

Pembangunan Tol Bengkulu – Lubuk Linggau tersebut juga disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Ia mengatakan bahwa target penyelesaian konstruksi seluruh jalan tol ini adalah Desember 2022.
“Maret 2021 itu saya harap adalah target terlama. Artinya saya harap bisa lebih cepat dari Maret 2021,” ujarnya saat berkunjung ke Provinsi Bengkulu (15/3/2019) sekaligus penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).
Sementara itu, dikatakan Gubernur, tahap awal pembangunan jalan Tol akan dibangun sepanjang 17 Kilometer, mulai dari Kota Bengkulu (Pulau Baai) hingga Taba Penanjung, selanjutnya akan dilanjutkan pembangunan terowongan yang terhubung hingga Kabupaten Kepahiang.
“Lahan yang disiapkan merupakan milik pemprov, jadi tidak ada kendala untuk memulai pekerjaan pembangunan tahapan awal. Pulau baai hingga taba penanjung Sepanjang 17 kilometer, kemudian selanjutnya nanti dibangun terowongan,” ungkapnya.

Manager proyek divisi tol PT. Hutama Karya, Hasan Turcahyo, menyampaikan Hutama Karya sudah mendapat perintah untuk menyiapkan lahan, salah satunya di Bakorluh (Milik Pemprov) tinggal menunggu pelaksanaan eksekusi dan persetujuan dari Gubernur.
“Pembebasan lahan masih dilakukan, seiring proses persiapan penerbitan penetapan lokasi. Rencana groundbreaking ditarget pada 15 Maret 2019, kepastiannya masih ditunggu,” ucap Hasan yang juga mengerjakan Tol trans sumatera.(ADV)












Komentar