“Maka partai Hanura menolak tapera ini dikarenakan kami ingin melindungi mereka yang gajinya masih kecil di bawah UMR apalagi di bawah UMK,” dikatakan Usin saat selesai rapat paripurna
Selanjutnya Usin menyebutkan, sikap hanura terkait tapera ini berupa memberikan kekuasaan bagi buruh untuk menabung dengan kehidupannya. Yang penting itu di edukasi bukan di paksa untuk di potong.
“Karena rakyat itu tanpa di paksa mereka akan sadar untuk menabung masa depan anaknya, rumah tangganya. Sehingga sebagai umpama jangan seolah-olah buruh ini menjadi sapi perahan di pecut sana seperti halnya pemotongan BPJS, Jamsostek belum lagi bank dan lainnya,” cetusnya.
Oleh sebab itu Hanura tidak sesuai dengan adanya tapera sebaiknya diberikan saja edukasi bagi para buruh melalui organisasi, kementrian, OPD, stakeholder untuk menabung edukasi investasi menyisihkan sebagian gajinya untuk masa depan tanpa harus d paksa.(Adv)













Komentar