Jajaran Polresta Bengkulu Bersama Damkar Padamkan Api,Foto/Dok.
Kota Bengkulu Pusaranupdate.com – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kota Bengkulu. Kali ini, lahan milik Klinik Armina Sakti di Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, terbakar pada Rabu (02/09/2026) siang.
Kebakaran tersebut diketahui, setelah warga yang berada di sekitar lokasi melihat kepulan asap yang berasal dari area lahan di belakang permukiman.
Saksi Berlian (38) yang melihat kepulan asap kemudian keluar dari rumah dan mendapati lahan tersebut telah terbakar. Ia selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar untuk bersama-sama melakukan upaya awal dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak terkait.
Mendapat informasi adanya kebakaran lahan, jajaran Polresta Bengkulu langsung melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api semakin meluas.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., melalui Kapolsek Teluk Segara AKP Rastyo, mengatakan bahwa personel kepolisian bergerak cepat setelah menerima informasi kebakaran dan memastikan proses pemadaman berjalan aman serta tidak membahayakan masyarakat.
“Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran lahan, personel langsung melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke lingkungan permukiman maupun bangunan yang berada di sekitar lokasi,” ujar AKP Rastyo menyampaikan arahan Kapolresta Bengkulu.
Lahan yang terbakar diketahui memiliki luas sekitar setengah hektare. Area tersebut dipenuhi tanaman semak belukar, alang-alang dan rumput liar yang telah mengering, sehingga kondisi tersebut membuat api dengan mudah menjalar di area lahan.
Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan pemadaman dengan mengerahkan lima unit mobil Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) milik Pemerintah Kota Bengkulu serta satu unit mobil Karhutla Ditsamapta Polda Bengkulu. Proses pemadaman juga dibantu oleh masyarakat di sekitar lokasi.
Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Kami bersyukur api dapat dipadamkan dengan cepat berkat sinergi petugas pemadam kebakaran, kepolisian dan masyarakat. Kami juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman setelah api berhasil dikendalikan,” jelas AKP Rastyo.
Sementara itu, terkait penyebab munculnya titik api, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga melakukan pendataan terhadap saksi-saksi guna mengetahui asal mula kebakaran.
Kapolsek menegaskan bahwa kondisi lahan yang kering menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan, terlebih di tengah kondisi tanaman dan semak yang kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat ke area lainnya,” tegas AKP Rastyo.
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan yang lebih luas.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila melihat titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin. Jangan menunggu api membesar karena keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas utama,” pungkas AKP Rastyo.(Red/**)












Komentar