oleh

Optimalkan PAD dan DBH, Bupati Asahan Dorong Sinkronisasi Data Pajak dengan Pemprov Sumut

Asahan, PusaranUpdate.com – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin hadir dalam Rakor Optimalisasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Selasa (01/09/2026) pukul 14.00 WIB di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Rapat koordinasi ini dipimpin Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE dan dihadiri Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, unsur Forkopimda Sumut, seluruh Kepala Daerah se-Sumut, serta tamu undangan lainnya.

Agus Fatoni dalam arahannya menekankan bahwa mendongkrak PAD harus menjadi agenda utama pemerintah daerah demi peningkatan kesejahteraan warga.
“Kita wajib memaksimalkan semua potensi yang ada, menggali sumber pendapatan baru, meningkatkan kompetensi SDM, dan mempercepat digitalisasi untuk meminimalkan celah korupsi,” jelasnya.
Ia juga mendorong BUMD agar lebih produktif, memperkuat kolaborasi, dan memanfaatkan dana CSR secara maksimal. Menurutnya, kebijakan opsen PKB saat ini memberi kontribusi signifikan terhadap PAD daerah.

Senada, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyebut peningkatan PAD dan mutu pelayanan publik sebagai prioritas. “Sumber terbesar kita saat ini ada di Pajak Kendaraan Bermotor. Dengan adanya opsen PKB, penerimaan daerah diharapkan naik signifikan. Karena itu saya minta seluruh Kabupaten/Kota serius menggarap sektor ini,” tegasnya.
“Kita kerahkan semua sumber daya yang ada untuk mendongkrak PAD Sumatera Utara,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rakor. Ia berharap dana DBH dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran agar program prioritas di Asahan tidak tersendat.
“Kami juga memohon dukungan untuk sinkronisasi data pajak antara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ini penting agar tidak ada tumpang tindih dan kebocoran penerimaan,” ujarnya.

Bupati menegaskan, peningkatan pendapatan daerah semata-mata untuk kepentingan rakyat. “Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel akan menjadi jalan menuju kesejahteraan masyarakat. Tanpa kesamaan data antara Provinsi dan Kabupaten/Kota, optimalisasi manfaat setiap rupiah tidak akan tercapai,” pungkasnya.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya, tari penyambutan, dan doa. Dilanjutkan sambutan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Gubernur Sumut, dan tanggapan dari Bupati Asahan.

Rakor ditutup pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan sukses.

( Destian Zul Fadly )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed