Palembang, Pusaranupdate.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar mengikuti video conference bersama Irjen Kemendagri Tumpak Simanjuntak, Plt Dirjen Bina Keuda, DR. Moch. Ardian N., M.Si, dan Plt Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal ZA terkait tata cara refocusing dan realokasi pada APBD 2020.
Nasrun Umar mengatakan bahwa Pemprov Sumsel telah melakukan refokusing dan realokasi APBD 2020 menjadi sekitar 120 M ke anggaran belanja tidak terduga untuk fleksibelitas penanganan Covid-19 di Sumsel.
“Dari besaran refokusing dan realokasi APBD ini, kenyataannya juga dilapangan bahwa Pemprov Sumsel juga banyak dibantu oleh donasi dan juga kerjasama BUMN, BUMD, dan hal tersebut juga sudah kami laporkan ke Kemendagri,” katanya di Sumsel Command Center, Senin (20/04/2020).
Dalam kesempatan itu, Nasrun juga mengatakan bahwa berdasarkan terbitnya surat keputusan bersama dalam rangka penanganan Covid-19 yang terbaru bahwa laporan refokusing dan realokasi APBD 2020 tersebut belum bersifat finalisasi karena mengingat tidak diketahuinya kapan Pandemi ini akan berakhir.
“Pemprov tentu menyambut baik bahwa ternyata hal ini bukan final, karena melihat kondisi yang ada jika dalam pelaksanaannya nanti masih kurang optimal maka tentu dapat dilakukan refocusing dan realokasi kembali. Dan Pemprov Sumsel juga siap untuk bekerjasama mendukung Pusat dengn memberikan laporan yanh dibutuhkan sesuai kondisi yang ada,” kata Nasrun.
Selain itu, terkait dengan arahan agar dana dalam pelaksanaan Pemilu untuk tidak disentuh dalam daftar realokasi atau refokusing, Nasrun mengatakan bahwa Pemprov Sumsel juga siap melaksanakan aturan yang memang akan diregulasikan Pemerintah pusat dan akan diikuti dengan penuh tanggung jawab dalam pelaksanaan penggunaan anggaran.
“Untuk diketahui bahwa ketua gugus tugas covid-19 yaitu Gubernur Sumsel bersama Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala BPKP juga melakukan MoU pendampingan penggunaan anggaran, sehingga disaat mendatang jika telah selesai pandemi diharapkan tidak ada dampak yang ditimbulkan,” jelasnya.
Sementara itu, Irjen Kemendagri Tumpak Simanjuntak, didampingi Plt Dirjen Bina Keuda, DR. Moch. Ardian N., M.Si, dan Plt Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal ZA mengapresiasi atas langkah-langkah percepatan Pemprov Sumsel terhadap penanganan Covid-19.
“Kebijakan dan dinamika terhadap covid-19 sangat cepat tergantung dengan kondisi yang ada. Maka kami butuh dukungan dari Pemerintah daerah tentang refocusing dan realokasi karena sifatnya yang dinamis dan pelaporan yang ada belum final,” ujarnya.
Turut hadir Inspektur Prov Sumsel, Bambang Irawan SE., MM.,Ak.,CA., Kadis Kominfo Sumsel, H Achmad Rizwan, SSTP., M.M dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel H. Iriansyah., S.Sos., SKM, M.Kes. (Rls)









Komentar