oleh

Reses Anggota DPRD Provinsi Dapil I Kota Bengkulu Dempo Exler, Siswa Keluhkan Agar Perkuliahan Tidak Secara Daring 

Bengkulu, Pusaranupdate.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil I Kota Bengkulu Dempo Xler S.IP, M.Ap mengelar Reses Menyerap aspirasi anak muda di Kota Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Jodipati dilaksanakan mulai Tanggal 5 s/d 9 Oktober 2021.

Dalam kegiatan ini banyak masukkan, saran dan per soalan yang didapatkan dan perlu ditindaklanjuti, baik oleh anggota DPRD provinsi, kota maupun juga oleh pemerintah daerah.

Dikatakannya, “Tadi banyak masukkan dari anak muda ini, terkait dengan kenapa tidak dianggarkan beasiswa unggulan untuk pemuda yang berprestasi,” sampai Dempo Xler.

Lanjut, Dempo juga mengatakan, banyak anak muda yang meminta agar dibangunkan arena atau dibangunkan gedung khusus untuk menjadi lokasi bagi anak-anak muda menyalurkan aspirasi.

“Apa yang disampaikan anak muda ini tentunya sangatlah baik dan perlu kita tindaklanjuti, karena di masa sekarang ini
pemuda-pemudi merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita beri ruang ataupun difasiltasi,”paparnya.

Dempo juga menjelaskan, banyak dari anak muda mengeluh soal komunikasi antara anak muda dengan DPRD, dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat sulit. Kadang di Whatsapp tidak dibalas, ditelepon juga tidak diangkat.

“Ini juga persoalan dan keluhan yang disampaikan anak muda ke Saya. Tentunya ini kita sampaikan dan kita perjuangkan kedepannya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, banyak dari para anak muda meminta agar perkuliahan tidak dilakukan secara daring lagi, karena
menambah beban biaya. Belum lagi untuk bayar uang kost, uang kuliah, ditambah juga untuk beiaya beli paket data.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu Supriyanto yang ikut hadir dalam reses Dempo Xler ini pun mendukung dan
mengapresiasi Dempo yang mengajak para anak muda menjadi peserta atau tamu un-
dangan dalam reses tersebut. “Reses ini tugas dan hak DPRD. Ketika reses saya pun juga mengajak Dempo. Tujuannya ketika aspirasi masyarakat tidak bisa sampai ke kota maka ke provinsi. Begitupun sebaliknya,” tutup Supriyanto.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed