oleh

Sebut Minimnya Sapras Kesehatan di Kabupaten Lebong, Cabup Kopli: Kita Bicara Berdasarkan Data, Bukan ‘Katanya’

Ket Foto: Sebelah Kiri (Cabup 01 Kopli-Roiyana, Kana Cabup 02 Azari-Bambang, dalam debat kedua yang di laksanakan di Hotel Mercure.

Lebong, Pusaranupdate.com – Debat publik kedua antara cabup dan cawabup yang di laksanakan komisioner pemilihan umum KPU kabupaten Lebong bertempat di hotel Mercure Bengkulu kamis malam (14/11/24).

Dalam sub tema awal yang di bacakan oleh moderator Yang mana dalam sub tema Sarana dan prasarana transportasi dan fasilitas umum, moderator mempertanyakan kepada Paslon Nomor urut 01 kopli ansori-Roiyana langkah langkah apa yang akan di ambil dalam meningkatkan sarana dan prasarana terkhusus di bidang kesehatan, mengingat masih minimnya tenaga kesehatan dan Sapras layanan kesehatan di kabupaten Lebong.

Dalam jawabannya cabup kopli Ansori mengatakan, bahwa apa yang di pertanyakan oleh moderator di nilai bukan berdasarkan data, mengingat hari ini kabupaten Lebong telah menyiapkan 9 dokter spesialis bahkan saat ini tengah menyekolahkan 7 dokter spesialis yang apabila nantinya telah lulus insyaallah siap untuk mengabdi di kabupaten lebong,”jelas cabup nomor urut 01 Kopli Ansori.

Menanggapi apa yang menjadi jawaban dari Kopli ansori selaku incumbent, cabup Azhari sebut langkah langkah apa yang akan di ambil mengingat masih minimnya dan masih sangat memprihatikan sapras serta layanan kesehatan di kabupaten Lebong karna melihat masih banyaknya pasien yang di rujuk di luar daerah, ini yang menjadi indikasi masih minimnya Sapras kesehatan di kabupaten Lebong,”tanya cabup Azhari.

Foto: Cabup kabupaten Lebong 01 Kopli-Roiyana.

Menanggapi ulang apa yang menjadi tanggapan dari cabup Azhari, cabup kopli ansori sebut bahwa pelayanan kesehatan adalah salah satu skala prioritas yang menjadi program pemerintah daerah kabupaten Lebong di masa kepemimpinan dirinya, bahkan hari ini RSUD kabupaten Lebong telah naik status dari tipe D menjadi tipe C.

Dan ada 13 puskesmas yang telah meningkat status secara akreditasi yaitu utama dan paripurna, tidak hanya sampai di situ cabup kopli menjelaskan bahwa RSUD kabupaten Lebong telah di akui sebagai rumah sakit terbaik di provinsi Bengkulu terkhusus untuk rujukan anak, mengingat telah di bangunannya dan telah beroperasinya gendung NICU dan PINU di masa kepemimpinan dirinya,”terang Kopli Ansori.

Ini membuktikan bahwa di masa kepemimpinan dirinya sapras layanan kesehatan di kabupaten Lebong jauh telah meningkat dan lebih baik, dan tentunya semua ini” saya berbicara berdasarkan data dan fakta bukan katanya,” tegas cabup Kopli.

Informasi yang diperoleh media pusaranudate.com cawabup Roiyana tidak bisa hadir mendampingi dalam debat kedua Di karenakan sedang mendampingi anaknya yang sedang di rawat di luar daerah,”Demikian.(Red/H.R)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed