Bengkulu,Pusaranupdate.com – Sekda Nopian Andusti Membuka Training Of Facilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana Regional Sumatera, yang digelar Muhammadiyah Disaster Management Center 14-17 Desember 2018
Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas pengetahuan dan kemampuan satuan pendidikan agar tanggap bencana
Dalam sambutannya Nopian mengapresiasi kegiatan ini. Dikatakannya Indonesia sebagai negara rawan bencana, dan Provinsi Bengkulu yang masuk zona merah harus memiliki edukasi tetang kesiapsiagaan dan penangulangan kebencanaan.
Saat ini menurutnya masyarakat masih banyak yang belum memeliki kemampuan dan pengetahuan menyikapi bencana alam, sehingga terkadang dampak yang ditimbulkan semakin bertambah.
“Bengkulu masuk zona merah bencana alam, pelatihan tanggap bencana seperti ini diharapkan memperkecil resiko dan mengurangi korban jika terjadi bencana,”katanya.
Selain mengurangi resiko, peningkatan kapasitas kemampuan dan pengetahuan kebencanaan juga akan mempercepat proses penanggulangan dan pemulihan pasca bencana.
“ini merupakan bakti dan bukti bahwa muhammdiyah berkontribusi di bidang kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana alam” tuturnya
Pembukaan Training Of Facilitator Satuan Pendidikan Aman ditandai dengan penabuhan dol. Tampak hadir dalam acara ini Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bengkulu, Syaifullah, Rektor UMB, anggota Basarnas dan undangan lainnya.(mc)












Komentar