Ket Foto: Himbauan Kadis DKP Provinsi Bengkulu Syafriandi, SE., ST, (STOP Sampah Plastik Selamatkan Biota Laut).
Bengkulu, Pusaranupdate.com – Faktor utama penyebab kerusakan ekosistem di laut. Situasi sosial ekonomi masyarakat Indonesia yang seolah bergantung pada penggunaan plastik, menyebabkan penumpukan sampah plastik, baik di darat maupun di laut.
Pemerintah Provinsi Bengkulu Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Menghimbau dan Mengajak Masyarakat terutama Masyarakat Nelayan untuk mengurangi Pemakaian sampah Plastik dan Membuaang Sampah Sembarangan terutama di Laut Agar tidak terjadinya Ekosistem.
Dikatakannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Syafriandi, SE., ST, diperlukan kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik, mengingat betapa bahayanya plastik bagi ekosistem, terutama ekosistem laut ” STOP Sampah Plastik Selamatkan Biota Laut” Ucap Kadis DKP Syafriadi Kepada Redaksi Pusaranupdate.com. Sabtu Malam (28/1/2023).
Dampak secara tidak langsung yang ditimbulkan sampah plastik Adalah mengakibatkan kerusakan terumbu karang. Terumbu karang berfungsi sebagai habitat bagi organisme lain, oleh karena itu keberadaan terumbu karang sangat berpengaruh terhadap kehidupan oragnisme laut yang lain.
Maka dari Itu DKP Provinsi Bengkulu mengajak Mari Sama-Sama untuk Menjaga dan Melestarikan Laut agar Bebas dari Sampah Plastik, supaya Laut yang kita Cintai ini Menjadi Bersih dan Bebas dari Sampah Plastik, Sesuai Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur”Bengkulu Maju, Bengkulu Sejahera” Jelas Kadis DKP.(Red)











Komentar