oleh

Terkait Pemberitaan Metroupdate TV Dugaan Pembangunan SMK 3 Seluma Melangar APD dan K3, Kepsek Nismawati: Sudah Memenuhi SOP

*Kepsek SMA N.3 Seluma Dra.Nismawati “Angkat Bicara”*

Seluma, Pusaranupdate.com – Pembangunan Gedung SMK N. 3 Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu Dengan Pagu Rp.3 M Sumber Anggaran APBN tahun 2021 sudah memenuhi aturan Sesuai SOP Selasa (12/10/2021).

Sebelumnya Pembangunan Gedung Sekolah tersebut Diberitakan Media Moetroupdate TV dan YouTube dengan Judul: “diduga ada Korupsi di APD SMK 3 Seluma” dalam pemberitaanya mengatakan tidak mengunakan Alat Pengaman Kerja (APD) Untuk karyawan dan para pekerja proyek tersebut mengatakan diduga melangar UUD No.1/ 1970 dan N0.23/1992 mengatur tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Photo Peletakan Batu Pekerja dan Para Pekerja Proyek pembangunan SMK

Saat diwawancara didalam ruangan Kepsek, ia Menjelaskan bahawa pemberitaan yang sudah di tayangkan media metroupdate TV sangat disayangkan seharusnya konfirmasi terlebih dahulu sama saya selaku kepala sekolah SMK, ” Memang Benar Wartawan mereka sudah konfirmasi sama karyawan pekerja proyek, tapi bukanya Media sebelum memberitakan harus konfirmasi ke pada Narasumber yang bersangkutan,” tegas Kepsek Nismawati kepada redaksi pusaranupdate.com

Mengingat hal tersebut, Hari ini semua Pengurus Komite dan masyarakat setempat sudah saya kumpulkan dan bermusyawarah bahwa proyek pembangunan SMK N.3 Sudah Memenuhi SOP dan sesuai UUD tentang (K3), dan Alhamdulilah sejauh ini belum ada kejanggalan baik secara fisik maupun dalam secara kerja dilapangan.

Photo Fisik Pembangunan Gedung SMK N.3 Kabupaten Seluma

“Kita sudah berkoordinasi Dengan Kepala pengelolah pekerjaan dan pengurus komite, bahwa pekerjaan tersebut sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang ada.” Ngak mungkin Donk kita melangar aturan apa lagi UUD tentang Ketenagakerjaan,” papar Kepsek dengan nada senyum.

Lanjut, ketua komite SMK memaparkan bahwa pekerjaan tersebut sudah Menerapkan aturan kerja, seperti Rompi, sepatu pekerja,topi pengaman (Helem) sarung tangan dan Septi, bahkan Prokes pun kita juga terapkan, sudah sejauh ini pekerjaan pembangunan tersebut belum ada kejanggalan,”papar Ketua Komite Iwan.

Ketua Konsorsium Kabupaten seluma Ujang cahaya angkat bicara, bahwa yang diberitakan wartawan metroupdate TV dan YouTube ada dugaan proyek pembangunan tidak menerapkan APH dan K3 itu tidak benar,dan Mengutuk keras bahwa sudah membuat berita tidak konfirmasi dahulu kepada yang bersangkutan atau kepada kepsek, hari saya sudah cross check kelapangan dan sudah menyaksikan langsung bahwa pihak pekerja semua nya sudah menerapkan aturan kerja dan tidak ada kejangalan dalam pelaksanaan kerja proyek tersebut,”pungkas ketua Konsorsium.(Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed