Ket Foto: anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, H. Yurman Hamedi, S.IP.
Bengkulu, Pusaranupdate.com – pantai Lais saat ini cukup menyita perhatian karena abrasi, dimana setidaknya ada tiga titik jalan abrasi, tepatnya di Desa Air Padang.
Abrasi jalan ini kondisinya semakin meluas akhir-akhir ini, untuk itu diminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar secepatnya berkoordinasi ke pusat.
Hal itu diungkapkan oleh anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, H. Yurman Hamedi, S.IP.
“Jalan daerah Lais-Batik Nau -Serangai dan Ketahun itu mayoritas jalan nasional, dan ini harus ditangani secepat mungkin karena kalau dibiarkan ini sangat membahayakan masyarakat maupun pengendara. Makanya Pemda secepat mungkin beķoordinasi ke pusat,” ungkap Yurman Harmedi, Senin, (10/07/2023).

Kemudian disampaikan Yurman, abrasi ini terjadi karena beberapa faktor, seperti curah hujan disertai badai yang menyebabkan gelombang tinggi di sepanjang pesisir Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Bengkulu Utara (BU).
Hal ini dapat menyebabkan hantaman semakin kencang di jalinbar terutama di Kecamatan Lais sehingga permasalahan abrasi semakin meningkat.
“Penyebab abrasi ini dapat dikatakan karena alam, tapi jika tidak ditangani akan terus bertambah parah”
Lebih lanjut dikatakan Yurman, penyebab lainnya adalah banyaknya kendaraan melebihi tonase sehingga membuat jalan cepat rusak, terlebih di pesisir jalan itu menjadi amblas dan ditepi pantai menjadi runtuh.
“Diharapkan dapat segera berkoordinasi ke pusat agar ada penanganan atau tidak,” jelas Yurman Harmedi.(Red)












Komentar