Ket Foto: Pengukuhkan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Zamhari di ruangan Pola Kantor Gubernur Bengkulu.
Bengkulu, Pusaranupdate.com – Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, menegaskan bahwa upaya penurunan tingkat stunting tahun 2024 harus ditingkatkan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Rosjonsyah saat mengukuhkan Zamhari sebagai Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, di ruang Pola Kantor Gubernur Bengkulu.
Zamhari, yang merupakan putra daerah kedua setelah Maryana memimpin Perwakilan BKKBN di Bumi Rafflesia, menerima ucapan selamat dari Wagub Rosjonsyah atas penunjukan sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.
Rosjonsyah menekankan pentingnya peningkatan koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh sektor pembangunan untuk mencapai berbagai target program yang telah ditetapkan.

Selain itu, Rosjonsyah juga berharap sinergi dan kolaborasi dari semua pemangku kepentingan dapat menurunkan prevalensi stunting di tahun 2024, yang ditargetkan mencapai 14 persen. “Saya harapkan, konvergensi intervensi terhadap sasaran prioritas agar berjalan efektif, dengan kerja sama sinergis semua pemangku kepentingan,” tambah Rosjonsyah. (15/3/2024).
“Tahun 2024 telah dimulai, dan penurunan stunting menjadi tantangan bagi kita semua. Oleh karena itu, saya mendorong Kepala BKKBN yang baru untuk mengadopsi pendekatan multisektoral dalam menangani stunting di Provinsi Bengkulu,” ungkap Rosjonsyah.
Rosjonsyah juga meminta Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, terutama dalam kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mencapai target penurunan stunting di tahun 2024 ini,”tutupnya.(Red)









Komentar