Bengkulu, Pusaranupdate. Com – Kenaikan harga LPG non-subsidi di Bengkulu mulai memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong peralihan penggunaan ke LPG subsidi atau gas melon, yang jika tidak diawasi dengan ketat bisa berujung pada kelangkaan di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, meminta pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera memperketat pengawasan distribusi LPG subsidi, “ungkap Teuku. (30/4/2026)
Menurutnya, aturan penggunaan LPG subsidi sudah sangat jelas, yakni hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Jika pengawasan lemah, maka potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak akan semakin besar.
“Subsidi ini harus tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan justru kesulitan mendapatkan gas melon karena diserap oleh pihak lain,” tegas Teuku saat di wawancara media. (Adv)









Komentar