Argamakmur,pusaranupdate.com -Jembatan permanen Tanjung Agung Palik (TAP) atau jembatan lama yang letaknya dibawah jembatan bailey, pada Senin lalu kembali ambruk akibat derasnya terjangan air sungai.
Dengan ambruknya jembatan tersebut pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Dinas PUPR Bengkulu Utara dan pemerintah kecamatan TAP melakukan penutupan total akses tersebut.
Hal itu dilakukan menurut pandangan Camat TAP, Nirwan Tomeri SH, guna menghindari terjadinya akibat yang lebih buruk terutama terhadap pengendara yang melintas dari dua arah, Bengkulu-Arga Makmur atau sebaliknya.
Disarankan untuk melintas jalan alternatif melewati Lubuk Durian atau Lais.
“Sementara ini kita masih membolehkan kendaraan roda 2 kebawah, untuk roda empat atau truk dilarang untuk melintas. Sedangkan untuk penutupan total kita masih menunggu instruksi tertulis dari dinas PU Provinsi Bengkulu,” ungkap Camat Tomeri seperti dilansir pedomanbengkulu.
Dikatakan Camat, pihak dinas PUPR pada Selasa pagi (11/12) telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. “Pihak PUPR telah meninjau langsung ke lokasi dan memerintahkan agar ditutup total,” ujar Camat.
Untuk pembangunan permanen jembatan tersebut rencananya akan dilakukan di tahun anggaran 2019 yang mana sebelumnya pihak Pemda Bengkulu Utara telah berhasil melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan. (*)









Komentar