Bengkulu, Pusaranupdate. Com – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas) bukan sekadar agenda tahunan.
Momen ini berubah menjadi sinyal kuat arah baru kebijakan negara terhadap nasib pekerja.
Waka II DPRD Provinsi Bengkulu Sonti Bakara Apresiasi menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto di tengah lautan buruh menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah.
“May Day tahun ini bukan seremoni biasa. Ini bukti negara hadir dan berdiri bersama buruh. Kepemimpinan seperti ini bekerja nyata, bukan sekadar retorika,” tegas Sonti. (2/5/2026)
Menurutnya, kehadiran Presiden langsung di lapangan menunjukkan gaya kepemimpinan yang responsif dan tegas dalam menjawab persoalan rakyat, khususnya pekerja.
“Presiden tidak hanya datang, tapi membawa solusi. Arah kebijakan terlihat jelas dan terukur,” lanjutnya.
Aksi buruh tertib saat peringatan May Day di Monas Jakarta dijaga aparat kepolisian
S9onti melihat perubahan nyata dalam cara pemerintah merespons tuntutan buruh. Aspirasi yang sebelumnya hanya berhenti di forum diskusi, kini mulai diwujudkan dalam kebijakan konkret.
Ia juga menyoroti sejumlah isu strategis yang mulai disentuh pemerintah. Mulai dari perlindungan pekerja perempuan, penataan sistem kerja seperti outsourcing, hingga pengakuan terhadap pekerja sektor informal seperti ojek online.
“Ini era baru. Buruh tidak lagi dipandang sebelah mata, tapi sebagai mitra penting dalam pembangunan,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat di daerah, memastikan dirinya akan mengawal setiap kebijakan pro-buruh agar benar-benar dirasakan hingga ke tingkat lokal, termasuk di Bengkulu.
“Kami di DPRD siap mengawal kebijakan Presiden supaya benar-benar sampai ke masyarakat,” tegasnya.(Adv)









Komentar