Oknum Guru Sebut Walikota Helmi Hasan Melanggar Aturan dalam Memerdekakan Ijazah, Kusmito Gunawan Angkat Bicara

0
66

Bengkulu, Pusaranupdate.com – Ketua Fraksi PAN DPRD kota Bengkulu Kusmito Gunawan SH.MH Angkat Bicara ia mengatakan keberatan dengan adanya statemen yang di sampaikan oleh Oknum guru video yang Viral di medsos, yang menyebutkan Helmi Hasan melanggar aturan dalam memerdekakan ijazah Siswa-siswi yang masih ditahan sekolah.

Ketua fraksi PAN Kusmito Gunawan SH.MH, mengatakan seharusnya seorang guru mampu berfikir lebih luas dikarenakan Memerdekakan Ijazah siswa-siswi yang dilakukan walikota Bengkulu Helmi Hasan merupakan upaya Sifat kemanusiaan. Kamis (9/9/2021)

“Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 sudah jelas setiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran yang layak,” tegas Ketua Fraksi PAN DPRD kota Bengkulu.

“Sekolah itu memang konteks wewenang provinsi, tapi siswa orang tua bahkan guru dan tanah keberadaan nya berada di wilayah kota Bengkulu, jadi Wajar jika Walikota membantu warga nya sesuai Visi Misi Religius dan Bahagia,”jelas Kusmito.

Lanjut, Seperti yang diberitakan oleh Media sebelumnya seorang siswa yang ditemani seorang perempuan parubaya ingin mengambil ijazah di Salah satu Sekolah Menengah kejuruan. Namun siswa dan perempuan paru baya itu justru disebut “miskin” oleh salah seorang lelaki berbaju biru yang diduga salah seorang guru disekolah itu tersebut.

“intinya kalau kamu miskin nian dak Ado duit sampaikan dengan ibu Minta tolong,” ujar bapak berbaju biru didalam video yang Viral.

Kusmito Gunawan mendesak ke pihak sekolah untuk menyebut kan pelanggaran yang dilakukan walikota Helmi Hasan.

” Saya menginginkan Diknas provinsi Bengkulu, Inspektorat, dan pengawasan pendidikan provinsi untuk memeriksa bahkan saya meminta aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan Angaran dana BOS disekolah tersebut, Karena sejauh ini yang dilakukan Helmi Hasan membantu memerdekaan ijazah, merupakan tindakan kemanusiaan, bukan Kepentingan Semata”tutup Kusmito Gunawan.(Red/Rl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here