oleh

Soal Aksi Borong Masker, Ridwan Kamil: Itu Hanya untuk Orang Sakit

DEPOK, Pusaranupdate.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan khawatir berlebihan terkait adanya dua warga Depok, Jawa Barat yang positif terjangkit virus korona atau Covid -19.

Sebab penularan virus asal Wuhan, China tersebut dapat menular melalui kontak langsung bukan pada benda mati.

“Pak Menteri juga mengatakan virusnya tidak menempel di benda mati, hanya melalui kontak langsung. Jadi saya imbau agar tidak panik,” kata Ridwan Kamil saat mengunjungi RS Mitra Keluarga Depok, di Jalan Margonda Raya, Senin (2/3/20).

Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil meminta kepada masyarakat tidak membeli masker secara berlebihan. Menurutnya pemakaian masker hanya digunakan orang yang sedang terserang penyakit.

“Masker itu hanya untuk orang sakit saja, orang sehat jangan borong berlebihan, suplai masker itu harus didahulukan bagi mereka yang sakit, atau yang sehat namun berada di lingkungan orang sakit,” jelasnya.

Perlu Diketahui saat Menkes berkunjung ke RS Mitra Keluarga di Kota Depok nampak dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Depok, M Idris, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj S.I.P, Kapolres Metro Kota Depok Kombes Azis Andriansyah, Kadiskes Depok Novarita, Dinkes Provinsi Jabar Berli dan Diskominfo Depok Sidik Mulyono.

Sebelumnya diwartakan, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad membenarkan dua warganya positif terinfeksi virus korona. Sebelum di rawat ke RSPI Suliati Saroso, Jakarta Utara dua korban yang merupakan warga kota Depok itu sempat di rawat ke Rumah Sakit Mitra Keluarga pada Jumat, 27 Februari lalu.

“Pada tanggal 27 Februari kemarin kami dapat info dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok ada pasien yang keluhkan flu, sesak nafas dan sebagainya,” kata Idris saat konferensi pers di Balai Kota Depok, Jawa Barat, Senin (2/3/2020).

Dia menjelaskan bahwa saat itu, tim dokter RS Mitra Keluarga mendiagnosa keduanya sakit bronkitis dan dipulangkan pada Sabtu 29 Februari 2020. Kemudian kedua orang perempuan berusia 61 tahun dan putrinya 31 tahun di rawat ke RSPI Suliati Saroso, Jakarta Utara.

“Mereka diduga tertular dari seorang WN Jepang yang tinggal di Malaysia. WN Jepang tersebut ke Indonesia, khususnya ke Depok pada Sabtu, 14 Februari. WN Jepang itu tinggal di rumah kedua korban di Depok,” lanjut Idris. (Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed