Asahan, PusaranUpdate.com – Semangat ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan menyatu dalam Panen Raya Jagung di eks HGU PT BSP Air Joman. Rabu 17 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H, M.A.P hadir langsung memetik hasil bersama jajaran Lapas Labuhan Ruku.
Acara turut dihadiri Kabagtum Kanwil Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumut Bejo, AMd IP, SH, MH yang mewakili Kakanwil, serta Kalapas Labuhan Ruku Dr. Hamdi Hasibuan, ST, SH lengkap dengan jajarannya.
*Sinergi Pemkab dan Pemasyarakatan Dukung Pangan Nasional*
Dr. Hamdi Hasibuan menerangkan, kegiatan ini adalah langkah nyata mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Lahan seluas 10 hektar yang merupakan hibah dari Pemkab Asahan kini produktif.
“Dari total 10 hektar, 5,5 hektar kami tanami jagung dan sisanya 2,5 hektar untuk tanaman pisang. Hasilnya bisa dirasakan langsung hari ini,” jelas Kalapas.
Lebih dari sekadar hasil panen, lahan ini berfungsi sebagai tempat asimilasi. Warga binaan dilatih menanam, merawat, hingga memanen agar punya bekal saat kembali ke masyarakat. Ilmu pertanian yang dipelajari selama pembinaan diharapkan jadi modal kemandirian.
Kalapas juga menyampaikan harapan besar: “Kami optimis pembangunan Lapas Minimum Security Asahan di lokasi Air Joman ini segera terwujud.”
*Manfaat Ganda, Warga Binaan Produktif*
Mewakili Kakanwil, Bejo mengapresiasi Pemkab Asahan yang menghibahkan lahan. Menurutnya, program bercocok tanam ini sejalan dengan kebijakan pemasyarakatan modern yang menekankan kemandirian.
“Panen hari ini membuktikan warga binaan bisa berkarya dan menghasilkan jika dibina dengan benar. Pendampingan yang konsisten memberi ruang bagi mereka untuk produktif,” ucap Bejo, AMd IP, SH, MH.
Wakil Bupati Rianto memuji kinerja Lapas Labuhan Ruku dalam mengelola lahan. Ia menilai ada dua keuntungan besar dari program ini.
“Pertama, mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional. Kedua, warga binaan dibekali skill pertanian yang berguna setelah bebas nanti. Ini investasi SDM yang sangat positif,” kata Wabup Rianto, S.H, M.A.P.
*Panen dan Tinjau Lokasi*
Rangkaian acara dimulai dengan panen raya jagung bersama, dilanjutkan peninjauan langsung ke area pertanian seluas 10 hektar.
Seluruh kegiatan ditutup pukul 10.30 WIB. Suasana berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai. ( Destian Zul Fadly )










Komentar