ASAHAN, PusaranUpdate.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan memutar arah cara mengajar matematika lewat pelatihan bertajuk “Guru Asik dan Menyenangkan dengan Metode Matematika Gembira”. Ratusan guru SD-SMP dilibatkan agar suasana belajar lebih cair dan tidak membebani siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, SE., http://M.Si yang membuka kegiatan menegaskan inovasi pembelajaran wajib dilakukan. “Kalau proses belajarnya aktif, kreatif, dan menyenangkan, anak akan lebih mudah menangkap konsep. Guru harus jadi fasilitator yang membuat murid betah di kelas,” kata Musa Al Bakri.
Dalam sosialisasi, guru dikenalkan teknik Matematika Gembira: menggabungkan permainan hitung, lagu edukasi, alat peraga visual, serta soal cerita berbasis situasi nyata di Asahan. Peserta praktik langsung membuat media ajar dari bahan bekas seperti kardus dan tutup botol. Fasilitator juga membagikan cara menyusun LKPD ringan dan trik jeda gerak singkat agar fokus siswa tidak cepat turun.
Tujuannya jelas: menaikkan minat belajar siswa pada matematika yang selama ini kerap dianggap sulit. Dengan pendekatan interaktif, siswa diharapkan berani mencoba, salah diperbaiki bersama, dan akhirnya paham konsep.
Musa Al Bakri berharap pelatihan ini jadi pemantik peningkatan kompetensi guru. “Ini langkah konkret menuju pendidikan berkualitas dan inovatif di Asahan. Muara akhirnya pada murid: belajarnya nyaman, hasilnya meningkat,” ujarnya.
Dindik Asahan akan lanjut memantau lewat pengawas sekolah. Implementasi metode Matematika Gembira di kelas akan dilihat langsung supaya dampaknya terukur pada antusiasme dan nilai siswa.
Guru peserta mengaku metodenya mudah diadopsi. Banyak yang berencana langsung mencoba pekan depan agar anak didik merasakan matematika versi baru yang lebih ceria dan tidak menegangkan.
( Destian Zul Fadly )











Komentar