Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni, mengatakan sangat mengapresiasi kepala desa yang memutuskan bersekolah, salah satunya di Universitas Terbuka.
Hingga saat ini pihak UT belum memberikan jadwal pelaksanaan perkuliahan di tahun 2022 yang hanya tinggal beberapa minggu lagi, kemungkinan kades tersebut akan berkuliah secara daring pada tahun 2023.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyiapkan anggaran dana Rp 400 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 untuk program kuliah gratis bagi 100 Kades.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyiapkan anggaran sebesar Rp400 juta untuk program kuliah 100 kepala desa melalui APBD 2023, akan dibayarkan langsung ke Universitas Terbuka sebesar Rp2,8 juta per semester per kades,” ujar R.A Denni, Rabu (14/12/2022).
Dengan adanya program kuliah gratis untuk kepala desa, katanya, diharapkan dapat membawa dampak yang positif bagi peningkatan sumber daya manusia yang Unggul, khususnya aparatur sipil desa.
“Selain itu juga dapat meningkatkan kualitas kepala dan seluruh perangkat desa yang ikut program kuliah gratis, secara tidak langsung juga berpengaruh baik pada pembangunan desanya,” jelasnya.(Red/Adv)












Komentar